Pencarian

Pemerintah Jaga Pasokan BBM Nasional, Cadangan Pertalite 16-18 Hari

Selasa, 20 Oktober 2026 • 17:34:01 WIB
Pemerintah Jaga Pasokan BBM Nasional, Cadangan Pertalite 16-18 Hari
Pemerintah memastikan cadangan BBM nasional terjaga dengan Pertalite RON 90 sebesar 16-18 hari.

JAMBI — Pemerintah memastikan cadangan BBM nasional tetap terjaga di tengah kenaikan harga minyak mentah dunia yang membuat ICP melonjak ke USD105-106 per barel. Cadangan Pertalite RON 90 tercatat 16-18 hari, sementara jenis BBM lain di atas 20 hari. Pasokan Bali dan sejumlah titik Jawa Timur yang sempat tersendat kini berangsur pulih.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan jaminan pasokan energi tersebut usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026). Rapat membahas ketersediaan dan distribusi BBM di berbagai wilayah Indonesia.

ICP Januari-Oktober Rata-Rata USD91-92 per Barel

Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) saat ini berada di kisaran USD105-106 per barel. Angka tersebut melampaui rata-rata ICP sepanjang Januari hingga Oktober 2026 yang tercatat USD91-92 per barel.

"Rata-rata dari Januari sampai dengan bulan Oktober sekarang ICP kita di angka 91 sampai dengan 92 dolar per barel," kata Bahlil.

Lonjakan harga minyak dunia menjadi tekanan tersendiri bagi anggaran energi dalam negeri. Meski begitu, pemerintah memilih memperkuat distribusi ketimbang menyesuaikan harga jual di tingkat konsumen.

Stok Pertalite 16-18 Hari, BBM Lain di Atas 20 Hari

Cadangan BBM nasional untuk Pertalite dengan RON 90 berada pada kisaran 16-18 hari. Adapun Pertamax RON 92, RON 95, RON 98, serta Solar tersedia untuk kebutuhan lebih dari 20 hari.

"Untuk di sektor BBM saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita rata-rata–minus Pertalite yang RON 90, RON 90 sekarang di angka 16-20 hari, kemudian selebihnya untuk bentuk BBM yang lain itu rata-rata di atas 20 hari," tegas Bahlil.

Pemerintah menyebut pemantauan ketersediaan BBM dilakukan berkelanjutan agar distribusi energi tidak terganggu.

Pasokan Bali Dinaikkan ke 11-12 Hari, Target 15 Hari

Bali mendapat perhatian khusus setelah cadangan BBM di wilayah tersebut menipis. Setelah berkoordinasi dengan Gubernur Bali, Direktur Utama Pertamina, dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, cadangan di Bali ditingkatkan menjadi 11-12 hari.

Pemerintah menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 15 hari dalam waktu satu minggu ke depan. Kendala sebelumnya dipicu keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM dari Jawa menuju Bali.

"

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: vibizmedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks