MUARO JAMBI — Wagub Jambi Abdullah Sani tidak hanya menyampaikan ucapan selamat dalam perayaan HUT ke-56 Desa Talang Duku. Di hadapan warga, perangkat desa, dan tokoh masyarakat, ia justru mengingatkan adanya ancaman nyata yang menggerus generasi muda, mulai dari aksi geng motor hingga penyalahgunaan narkotika.
“Saya pesan, mengajak kepada Pak Sekda, Pak Camat, Pak Kepala Desa, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, Pak Danramil, Pak Kapolsek. Kira-kira ini kita harus prihatin. Ini kita harus perhatikan,” ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari Rjnews.id, Jumat malam.
Menurut Wagub Sani, persoalan intoleransi dan radikalisme juga menjadi pekerjaan rumah yang tidak boleh diabaikan. Ia mendorong penguatan pemahaman kebangsaan dan pendalaman ajaran agama bersama para ulama sebagai benteng pertahanan.
Adat Bersendi Syara', Syara' Bersendikan Kitabullah
Di tengah derasnya arus modernisasi, Wagub Sani menilai peran adat mulai tergerus. Ia mencontohkan budaya hormat kepada orang tua seperti salaman dan cium tangan yang perlahan ditinggalkan anak muda. Hal ini, kata dia, menjadi sinyal pergeseran nilai yang harus diwaspadai bersama.
“Mari saya ulangi. Saya mengajak, kita kuatkan kembali peran adat dalam rangka persatuan dan kesatuan untuk kemasyarakat dan umat. Adat Provinsi Jambi ini, adat bersendi sara’, sara’ bersendikan kitabullah. Sara’ mengatakan adat harus dijalankan,” tegasnya.
Ia menambahkan, adat istiadat yang sudah membudaya harus dipertahankan karena merupakan identitas yang tidak lapuk oleh hujan dan tidak lekang oleh panas.
Momentum Evaluasi Pembangunan Desa
Perayaan hari jadi kali ini dimanfaatkan Wagub Sani untuk mengajak seluruh elemen masyarakat melakukan refleksi atas capaian pembangunan. Ia menekankan bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.
“Momentum ini menjadi wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT sekaligus kesempatan untuk melakukan evaluasi atas capaian yang telah diraih dan mempersiapkan langkah pembangunan ke depan,” jelasnya.
Ia mendorong pemanfaatan teknologi dan digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Menurutnya, desa harus mampu berdaya saing dengan tetap berpegang pada nilai-nilai lokal.
Apresiasi Kepala Desa atas Dukungan Pemprov
Kepala Desa Talang Duku, Muslim M.Ag, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi serta Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam penyelenggaraan HUT ke-56. Ia juga mengapresiasi subsidi yang diberikan Bupati Muaro Jambi untuk kegiatan tahun ini.
“Pastinya ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Alhamdulillah kita doakan beliau, seluruh OPD dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi diberi kesehatan dan keberkahan sehingga Muaro Jambi bisa berbakti untuk kebahagiaan bapak-ibu semua,” katanya.
Rangkaian perayaan HUT Desa Talang Duku telah dimulai sejak 16 Agustus 2026 dengan berbagai lomba tingkat dusun, seperti panjat pinang dan lomba karung. Acara puncak turut dihadiri Sekda Kabupaten Muaro Jambi, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.