MUARO JAMBI — Kabupaten Muaro Jambi menempati urutan teratas daftar kota dengan kualitas udara paling bersih di Indonesia. Indeks kualitas udara versi KLHK mencatat skor 5 untuk wilayah Jambi itu pada Jumat (16/10/2026) pukul 07.00 WIB, masuk kategori baik.
Skor 5 berarti kadar polutan di udara Muaro Jambi sangat minim. Posisi kedua ditempati Kabupaten Aceh Selatan dengan skor 6, lalu Pangkal Pinang di urutan ketiga dengan skor 10.
KLHK merilis peringkat kualitas udara berdasarkan pemantauan pagi. Berikut daftar lengkapnya:
KLHK mengacu pada Peraturan Menteri LHK No. 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara. Regulasi itu mengklasifikasikan indeks kualitas udara dalam lima rentang.
Skor 0-50 berarti baik, 51-100 sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan di atas 300 berbahaya. Seluruh kota dalam daftar pagi ini berada di rentang 5-33, sehingga semuanya tergolong kategori baik.
Daftar sepuluh besar didominasi kabupaten dan kota kecil, bukan kota metropolitan. Kabupaten Muaro Jambi, Aceh Selatan, Lumajang, Sragen, dan Nagan Raya termasuk wilayah dengan tutupan hijau relatif luas dan aktivitas industri terbatas.
Samarinda menjadi satu-satunya kota besar dalam daftar dengan skor 33, masih di kategori baik. Kabupaten Bogor dan Malang menyusul dengan skor 22 dan 32.
Pemantauan kualitas udara KLHK diperbarui secara berkala untuk memberi gambaran kondisi polutan harian. Warga Muaro Jambi dan sembilan wilayah lain dalam daftar bisa memanfaatkan kondisi ini untuk aktivitas luar ruang pagi.