JAMBI — Lima pejabat baru resmi menduduki kursi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Pelantikan dipimpin langsung Kakanwil Kemenag Jambi Mahbub Daryanto di aula kantor wilayah, Kamis (15/10/2026).
Prosesi ini menandai pergantian peta kepemimpinan di jajaran Kemenag tingkat kabupaten dan kota. Rotasi dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional.
Mahbub Daryanto menekankan bahwa jabatan yang diduduki pejabat merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Menurutnya, setiap ASN berhak atas posisi yang diemban selama melalui proses manajemen talenta yang berlaku.
"Semua orang berhak atas jabatan yang sedang diduduki. Jabatan bukan milik probadi atau kelompok. Namun, untuk bisa sampai disana tentunya membutuhkan proses yang dikelola melalui manajemen talenta," ujar Mahbub.
Kakanwil meminta para pejabat yang baru dilantik tidak menunda pekerjaan. Mereka diminta segera memetakan apa yang harus dikerjakan dan apa yang menjadi prioritas di wilayah masing-masing.
"Apa yang harus dikerjakan dan apa yang menjadi prioritas harus dipahami. Harus memahami apa yang menjadi arah dan kebijakan Kementerian Agama," jelas Mahbub.
Pemahaman terhadap program strategis Kementerian Agama Republik Indonesia menjadi salah satu poin yang ditekankan dalam arahan pelantikan. Para kepala kantor baru diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan pusat ke dalam layanan di tingkat kabupaten dan kota.
Kanwil Kemenag Jambi akan menggelar pertemuan berkala sebagai wadah evaluasi kinerja dan penyamaan persepsi. Langkah ini dilakukan untuk membuka ruang komunikasi yang transparan di seluruh jenjang kepemimpinan.
"Membuka ruang komunikasi dan menyampaikan sesuatu dalam diskusi," ujar Mahbub.
Selain itu, para pejabat yang baru berganti didorong membangun kolaborasi erat dengan pemerintah daerah setempat. Tujuannya meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pendidikan keagamaan bagi masyarakat luas.
Lima kepala kantor yang dilantik kini memegang tanggung jawab langsung atas layanan Kemenag di Kota Jambi, Muaro Jambi, Sarolangun, Bungo, dan Tebo. Evaluasi berkala akan menjadi alat ukur kinerja mereka di lapangan.