JAMBI — Emil Audero menegaskan ambisinya membawa Timnas Indonesia tampil garang melawan tim-tim Eropa. Kiper 29 tahun itu ingin skuad Garuda tak sekadar tampil sebagai pelengkap di panggung internasional.
Emil Audero resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 10 Maret 2025. Kiper kelahiran Mataram itu menjalani sumpah setia di KBRI Roma, Italia, bersama Joey Pelupessy dan Dean James.
Keputusan tersebut membuka jalan Emil memperkuat skuad Garuda. Ia mengaku senang dengan pilihannya dan menyebut pengalaman itu memberi banyak hal, baik secara personal maupun dalam karier sepak bolanya.
Dalam wawancara dengan Gianluca Di Marzio, Emil membeberkan visi jangka panjangnya untuk Timnas Indonesia. Ia tak ingin hanya menumpang nama di skuad Merah Putih.
"Dalam 10 tahun ke depan, saya ingin melihat Indonesia bisa menyulitkan tim-tim Eropa," kata Emil dikutip Gianlucadimarzio.com.
Pernyataan itu menegaskan arah yang ingin dibangun kiper Rayo Vallecano tersebut. Emil bertekad menaikkan level tim hingga disegani lawan-lawan dari benua Eropa.
Sejak debut pada 5 Juni 2025 kontra China, Emil sudah mencatat delapan penampilan bersama Timnas Indonesia. Kiper berusia 29 tahun itu juga ikut mengantar skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Catatan tersebut menjadi modal berharga bagi Emil untuk terus memperkuat posisinya di bawah mistar. Ia membuktikan diri sebagai salah satu pilihan utama di lini belakang Timnas Indonesia.
Emil menegaskan negaranya harus tampil di Piala Dunia. Menurutnya, hal itu layak didapatkan tim Merah Putih setelah berulang kali gagal menembus pentas global.
"Satu tujuan untuk memenangkan trofi bersama tim nasional sudah kami lakukan, tujuan berikutnya adalah melangkah sejauh mungkin di Piala Asia dan lolos ke Piala Dunia," ucapnya.
Bagi Emil, berlaga di Piala Dunia bersama Indonesia akan menjadi pengalaman yang unik. Ia menyebut hal itu sebagai keunikan tersendiri dalam kariernya.
"Berlaga di Piala Dunia bersama Indonesia akan jadi keunikan tersendiri," tambah penjaga gawang Rayo Vallecano itu.