Hampir Dua Bulan Karhutla Paksa MAN 1 Muaro Jambi Daring, Kehadiran Siswa Tak Pernah 100 Persen

Penulis: Tengku Syafri  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:02:31 WIB
Kegiatan belajar mengajar MAN 1 Muaro Jambi dialihkan ke mode daring sejak karhutla menyelimuti wilayah Jambi.

SUNGAI GELAM — Kegiatan belajar mengajar di MAN 1 Muaro Jambi terpaksa dialihkan ke mode daring sejak karhutla menyelimuti wilayah Jambi. Pembelajaran jarak jauh menjadi satu-satunya jalan agar layanan pendidikan tetap berjalan di tengah situasi yang belum kondusif. Namun pelaksanaannya di lapangan tidak mulus.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Suratno menyebut pembelajaran daring masih jauh dari ideal dibandingkan tatap muka. Meski begitu, ia meminta seluruh warga madrasah tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan menghentikan proses belajar.

"Walaupun KBM belum bisa berjalan seefektif pembelajaran tatap muka, saya berharap kegiatan daring tetap dilaksanakan dengan baik," ujar Suratno.

Kehadiran Siswa Jadi Persoalan Utama

Guru Sejarah MAN 1 Muaro Jambi, Ardiansyah, mengungkapkan kehadiran peserta didik dalam kegiatan daring belum pernah menyentuh 100 persen. Kondisi itu terjadi sepanjang masa darurat karhutla. Sejumlah guru mata pelajaran lain mengeluhkan hal serupa.

Keterbatasan interaksi langsung disebut Ardiansyah sebagai salah satu titik lemah pembelajaran daring. Guru tidak selalu bisa memastikan kondisi peserta didik saat mengikuti kegiatan dari rumah. Perbedaan akses jaringan dan perangkat turut memengaruhi kelancaran pembelajaran.

Komunikasi yang terbatas memaksa guru melakukan upaya tambahan untuk memantau keterlibatan siswa. Kedisiplinan peserta didik dan dukungan keluarga menjadi kunci agar materi tetap tersampaikan.

Guru Diminta Tetap Profesional di Tengah Keterbatasan

Materi pembelajaran tetap harus disampaikan sesuai jadwal dan disesuaikan dengan kondisi yang ada. Guru dapat memberikan arahan jelas agar siswa memahami kegiatan yang harus diselesaikan. Jika ada siswa tidak hadir, tindak lanjut melalui wali kelas dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.

Suratno menekankan pembelajaran daring membutuhkan kerja sama seluruh warga madrasah. Guru menyiapkan materi yang mudah dipahami melalui media yang tersedia. Peserta didik dituntut memiliki kesadaran mengikuti pembelajaran dari rumah, sementara orang tua membantu mengawasi kegiatan belajar anak.

Penilaian Akhir Semester Ganjil di Depan Mata

Penilaian akhir semester ganjil dijadwalkan berlangsung pada akhir November. Persiapan penilaian membutuhkan proses pembelajaran yang terarah dan materi yang dapat dipahami siswa. Karena itu keberlangsungan KBM menjadi perhatian bersama.

Suratno berharap bencana karhutla segera berakhir sehingga kondisi lingkungan kembali aman dan mendukung pembelajaran tatap muka. Ia juga berharap hujan mulai turun untuk mengurangi kondisi kering yang memperburuk risiko kebakaran.

MAN 1 Muaro Jambi terus berupaya menjaga layanan pendidikan selama situasi darurat berlangsung. Guru, peserta didik, dan orang tua diharapkan saling mendukung agar kegiatan daring tidak terabaikan. Keselamatan dan keberlanjutan pendidikan perlu diperhatikan secara bersamaan hingga kondisi benar-benar pulih.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: man1muarojambi.mdrsh.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top