Pemkot Jambi dan BAZNAS Salurkan Rp50 Juta Kuota Internet untuk Siswa Terdampak Kabut Asap

Penulis: Wan Rizal  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:01:02 WIB
Wali Kota Jambi Maulana menyerahkan bantuan kuota internet secara simbolis kepada Dinas Pendidikan Kota Jambi.

JAMBI — Bantuan kuota internet dari program tanggap bencana kabut asap Kota Jambi Tahun 2026 itu diserahkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Kota Jambi. Penyerahan simbolis dilakukan Wali Kota Jambi Maulana bersama Ketua BAZNAS Kota Jambi Muhamad Padli kepada Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mardiansyah.

Dana Rp50 juta tersebut menyasar siswa yang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama kondisi udara di Kota Jambi memburuk akibat kabut asap. Selain menutup biaya akses internet, bantuan diarahkan untuk meringankan pengeluaran orang tua, terutama keluarga kurang mampu yang harus menyediakan kuota selama pembelajaran daring.

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Pendidikan Tetap Jalan

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan siswa tidak boleh mengorbankan hak mereka atas pendidikan. Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Jambi memastikan bantuan kuota internet diberikan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan.

"Keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas, tanpa mengabaikan pemenuhan hak mereka untuk memperoleh pendidikan," tegas Maulana.

Menurutnya, penyaluran yang tepat sasaran akan membuat bantuan kuota internet tersebut digunakan sesuai tujuan dan memberi manfaat bagi keberlangsungan pembelajaran.

BAZNAS: Dana Zakat Juga untuk Sektor Pendidikan Saat Darurat

Ketua BAZNAS Kota Jambi Muhamad Padli menyebut bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang tetap harus menjalani pembelajaran meskipun aktivitas sekolah terdampak kabut asap.

"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap anak-anak yang tetap harus mendapatkan hak pendidikan di tengah kondisi kabut asap. Kami berharap dukungan kuota internet ini dapat membantu siswa mengikuti pembelajaran dari rumah," jelas Padli.

Padli menjelaskan, pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan sosial masyarakat. Dana tersebut juga dapat mendukung sektor pendidikan, khususnya ketika terjadi kondisi darurat.

Koordinasi dengan Pemda dan UPZ Dinas Pendidikan Diperkuat

BAZNAS Kota Jambi berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan UPZ Dinas Pendidikan agar bantuan tersalurkan secara tepat sasaran. Langkah ini menjadi kunci agar kuota internet benar-benar sampai ke siswa yang membutuhkan selama kegiatan belajar tatap muka belum memungkinkan dilaksanakan dengan aman.

Pemkot Jambi bersama BAZNAS berharap siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik selama kondisi kabut asap belum membaik. Bantuan kuota internet ini menjadi penopang sementara agar hak pendidikan anak tidak terputus di tengah kualitas udara yang memburuk.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: jektvnews.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top