JAMBI — Rapat yang dimulai pukul 15.00 WIB itu tidak hanya membahas kontingen. Forum yang dihadiri jajaran pengurus dan anggota PBPI Jambi tersebut juga menyiapkan agenda strategis internal, yakni Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PBPI Jambi 2026 untuk memperkuat fondasi tata kelola olahraga padel di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Ketua PBPI Provinsi Jambi, Ramos Hutabarat, menekankan pentingnya soliditas seluruh elemen menjelang keberangkatan ke ajang nasional. Ia meminta setiap anggota mengambil peran aktif, bukan hanya dalam menyukseskan kontingen, tetapi juga dalam membenahi organisasi di tingkat provinsi.
"Saya harapkan seluruh anggota dapat bersinergi dan berpartisipasi aktif demi menyukseskan keikutsertaan daerah dalam ajang Kejurnas serta memperkuat tata kelola olahraga padel di Provinsi Jambi," kata Ramos.
PBPI Jambi menurunkan 14 atlet dengan komposisi 8 putra dan 6 putri. Nama-nama kontingen sudah dikunci dalam rapat koordinasi tersebut.
Tim putra diisi Johan Syahputra, Laudza Aplaridho, Adrian Pratama, Risky Akbar, Ihsanul Fiqri, Muhammad Riski Zuldani, Irwan Setiawan, dan Kevin Wiwen Saputra Gho.
Sementara tim putri terdiri dari Odilia Roselline, Melynda Juni Kesuma, Agusti Miranda, Yanama Orlia, Rhury Nia Permatha, dan Lyra Zalianti.
Selain menyusun daftar atlet, forum membahas teknis pemberangkatan kontingen ke lokasi pertandingan. Pembahasan mencakup kesiapan atlet hingga kebutuhan administrasi menjelang keberangkatan pada Oktober 2026.
Koordinasi intensif ini menjadi bekal terakhir sebelum para atlet bertanding di HQ Padel & Tennis. PBPI Jambi berharap kontingen tidak sekadar hadir, tetapi mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi untuk Provinsi Jambi.
Agenda internal yang dibahas dalam rapat yang sama adalah Rakerprov PBPI Jambi 2026. Forum ini disiapkan sebagai ruang konsolidasi organisasi untuk memperkuat tata kelola olahraga padel di daerah.
Bagi PBPI Jambi, dua agenda tersebut saling terkait. Prestasi di Kejurnas dinilai butuh ditopang organisasi yang rapi di tingkat provinsi, mulai dari pembinaan atlet hingga administrasi keanggotaan.
Kontingen Jambi dijadwalkan bertanding pada 12–18 Oktober 2026. Hasil dari Kejurnas nanti akan menjadi tolok ukur sejauh mana pembinaan padel di Provinsi Jambi berjalan.