MTsN 3 Kota Jambi Libatkan Kepala Madrasah, Guru, dan Siswa Isi Kuesioner SAHABAT KBC

Penulis: Amrizal Halim  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:01:31 WIB
Kepala Madrasah, guru, dan peserta didik MTsN 3 Kota Jambi mengisi kuesioner SAHABAT KBC secara bersamaan.

KOTA JAMBI — Pengisian kuesioner berlangsung pada Rabu (30/9/2026) dan melibatkan seluruh warga madrasah tanpa terkecuali. Kepala Madrasah, para guru, dan peserta didik mengisi instrumen yang sama sesuai peran masing-masing. Langkah ini menandai tahap pemetaan menyeluruh sebelum evaluasi implementasi KBC dilakukan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari uji coba pengisian kuesioner yang diikuti Tim Kurikulum MTsN 3 Kota Jambi secara daring pada Selasa (29/9/2026). Uji coba itu menghadirkan narasumber M. Rifki Rahman dari KBC Pusat bersama Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi.

Apa Saja yang Digali dari Responden Guru?

Kuesioner untuk responden guru terdiri atas 35 pertanyaan yang terbagi dalam beberapa aspek. Aspek-aspek tersebut meliputi Profil Responden, Pemahaman KBC, Perencanaan Implementasi, Implementasi KBC, Budaya Madrasah, Dukungan dan Kepemimpinan, Refleksi dan Perbaikan, Dampak Implementasi, serta Kemitraan.

Pertanyaan-pertanyaan itu disusun untuk menggambarkan sejauh mana pemahaman, perencanaan, pelaksanaan, dan dampak penerapan KBC telah berjalan. Hasil pengisian juga dipakai sebagai bahan refleksi untuk menentukan hal yang perlu dipertahankan maupun diperbaiki.

Mengapa Kuesioner Ini Penting bagi Madrasah Piloting?

MTsN 3 Kota Jambi berstatus sebagai salah satu Madrasah Sahabat KBC. Status itu menuntut madrasah menguatkan penerapan nilai kasih sayang, kemanusiaan, keteladanan, kepedulian, dan penghargaan terhadap keberagaman dalam kehidupan madrasah.

Pemetaan lewat kuesioner memberi gambaran berbasis data, bukan asumsi. Dari situ madrasah bisa melihat aspek mana yang sudah kuat dan bagian mana yang masih perlu pembenahan.

Siapa yang Mengisi dan Bagaimana Hasilnya Dimanfaatkan?

Seluruh peserta didik turut menjadi responden, bukan hanya guru dan kepala madrasah. Pelibatan siswa membuat pemetaan mencakup pengalaman langsung mereka terhadap pelaksanaan KBC di kelas dan lingkungan madrasah.

Hasil kuesioner selanjutnya menjadi bahan refleksi internal. Madrasah dapat menyusun langkah perbaikan berdasarkan temuan dari sembilan aspek yang digali, sekaligus memperkuat program yang dinilai sudah berjalan baik.

Pengisian Kuesioner SAHABAT KBC menempatkan MTsN 3 Kota Jambi pada tahap pemetaan implementasi, bukan sekadar pencatatan administratif. Data yang terkumpul bakal menentukan arah penguatan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah tersebut pada periode berikutnya.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: mtsn3kotajambi.mdrsh.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top