JAMBI — AT&T menyatakan belum berencana mendukung fitur iPhone Handoff yang memungkinkan satu nomor telepon dipakai di dua iPhone secara otomatis. Juru bicara operator Amerika Serikat itu beralasan fokus perusahaan masih pada inovasi yang menyederhanakan hidup pelanggan, seraya menunjuk opsi aktivasi dan transfer eSIM yang sudah ada. Sikap ini membuat pelanggan AT&T tak bisa menikmati fitur yang baru diluncurkan Apple pekan lalu.
Dikutip dari laporan CNET, juru bicara AT&T menyatakan perusahaan belum memiliki rencana mengadopsi fitur tersebut. "While we see that there could be potential in capabilities like iPhone Handoff, our focus remains on delivering innovations that make life simpler and keep customers connected with confidence," ujar juru bicara AT&T.
Pihak AT&T kemudian merujuk pada "existing eSIM activation and transfer options across compatible devices" sebagai alternatif yang sudah tersedia. Penekanan pada opsi eSIM lama itu dinilai menunjukkan operator belum sepenuhnya memahami cara kerja iPhone Handoff dan mengapa fitur ini jauh lebih mulus dibanding memindahkan eSIM secara manual antara dua model iPhone.
Seorang pengulas yang mencoba iPhone Handoff selama sepekan saat menguji lini iPhone 18 Pro menyebut nomornya langsung berpindah ke iPhone mana pun yang ia angkat, persis seperti yang dijanjikan Apple. Pengalaman itu digambarkan terasa seperti sihir karena tidak perlu proses manual.
Fitur ini dirancang untuk pengguna yang memiliki dua iPhone, misalnya perangkat kerja dan pribadi, tanpa harus mengelola dua kartu SIM atau memindahkan eSIM berulang kali.
T-Mobile mengenakan biaya 5 dolar AS per bulan untuk iPhone Handoff. Tarif itu dinilai tetap jauh lebih murah dibanding memiliki paket seluler kedua secara terpisah.
Hingga kini T-Mobile menjadi satu-satunya operator di Amerika Serikat yang mendukung fitur ini. Apple menyebut Verizon akan menambahkan dukungan pada akhir tahun, "with more carriers to follow". Di luar Amerika Serikat, Telekom Germany menjadi mitra peluncuran, sementara EE dijadwalkan menyusul pada akhir tahun.
Keputusan AT&T meninggalkan pelanggannya tanpa akses ke fitur yang dinilai praktis bagi pemilik dua iPhone. Operator yang menawarkan dukungan lebih luas berpotensi menjadi pertimbangan tersendiri bagi pengguna yang ingin memanfaatkan iPhone Handoff.
Apple belum merinci jadwal perluasan dukungan operator di luar daftar yang sudah disebut. Bagi pasar di luar Amerika Serikat dan Jerman, ketersediaan fitur ini masih bergantung pada kesepakatan dengan masing-masing operator seluler setempat.