BUNGO — Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menyerahkan langsung bantuan Pemerintah Provinsi Jambi kepada warga korban kebakaran di Desa Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, pada Sabtu (29/08/2026) siang. Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Jambi itu memastikan kebutuhan dasar warga yang rumahnya dilalap si jago merah dapat segera terpenuhi.
Bantuan yang diserahkan merupakan hasil koordinasi antarinstansi. Data dari Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi mencatat, sebanyak 14 paket sembako disalurkan, masing-masing berisi beras 5 kg, minyak sayur 1 kg, indomie 5 bungkus, kecap 1 botol, dan sarden 1 kaleng. Selain itu, terdapat 14 paket sandang, 14 paket peralatan dapur, serta 16 paket makanan anak.
Bantuan juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi yang menyalurkan dana peduli bencana senilai Rp 31 juta dan 19 paket sembako tambahan.
Dalam kunjungannya, Gubernur Al Haris tidak hanya membawa bantuan materi. Ia secara spesifik meminta Kepala Desa Buat dan Camat Bathin III Ulu untuk segera membantu pengurusan administrasi kependudukan warga yang dokumennya ikut terbakar.
"Saya minta pak Kades, Camat, tolong dibantu warga yang terdampak, untuk di bantu administrasinya, apa saja seperti KTP, KK, surat menyurat lainnya," pinta Gubernur Al Haris di lokasi kebakaran.
Pemerintah Provinsi Jambi tidak berhenti pada bantuan sembako. Gubernur Al Haris memastikan akan ada tindak lanjut berupa perbaikan rumah bagi warga yang tempat tinggalnya rusak.
Ia mengungkapkan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Jambi telah diminta untuk mendata kerusakan. Rumah-rumah yang masuk kategori rusak berat dan rusak ringan akan diusulkan masuk dalam program bedah rumah milik Pemprov.
"Pemprov ada program bedah rumah, ini nantinya kita tambahkan rumah yang rusak berat dan rusak ringan, akan kita bantu," ucap Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris menegaskan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bungo dan pihak kecamatan. Ia menginstruksikan agar tidak ada warga yang luput dari pendataan dan penerimaan haknya.
"Kami minta OPD terkait segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kecamatan. Jangan sampai ada warga yang belum terdata dan belum menerima haknya," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris juga menyempatkan diri meninjau SD No. 75/II Kecamatan Bathin III Ulu yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kebakaran.