PMR MAN 1 Muaro Jambi Kembali Aktif, Pembina Sebut Organisasi Ini Bukan Sekadar Soal Kesehatan

Penulis: Amrizal Halim  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 10:31:01 WIB
Suasana latihan perdana Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Muaro Jambi diikuti antusias oleh anggota baru di Sungai Gelam, Kamis (23/7).

SUNGAI GELAM — Sebanyak tujuh ekstrakurikuler pilihan di MAN 1 Muaro Jambi resmi bergulir pada Kamis (23/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa yang telah memilih bidang minat masing-masing, mulai dari Panahan, Drumband, Olahraga, Kesenian, Palang Merah Remaja (PMR), Paskibra, hingga Keagamaan. Suasana hari pertama berlangsung tertib dan penuh antusiasme.

PMR: Lebih dari Sekadar Pertolongan Pertama

Di antara keramaian latihan perdana, kegiatan PMR menjadi salah satu yang paling menyedot minat peserta baru. Dipimpin langsung oleh Randi Oktarino, S.Pd., M.Pd., sesi pengenalan tidak hanya diisi dengan perkenalan pelatih dan senior, tetapi juga pemaparan visi besar organisasi. "PMR mengajarkan kepedulian terhadap sesama, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Kalian akan belajar menjadi pribadi yang mampu membantu orang lain dengan pengetahuan dan keterampilan yang benar," ujar Randi di hadapan anggota baru.

Materi Latihan dan Target Pembentukan Karakter

Randi menjelaskan, selama satu tahun ke depan, anggota PMR akan dibekali pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK), kesiapsiagaan bencana, dan penerapan pola hidup sehat. Bukan hanya keterampilan teknis, para siswa juga akan dilatih komunikasi efektif saat memberikan bantuan kepada masyarakat. "Keberhasilan organisasi kemanusiaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kekompakan seluruh anggota," tegasnya.

Setiap anggota, kata Randi, akan mendapat kesempatan memimpin kelompok dan mengikuti simulasi penanganan keadaan darurat. Hal ini dirancang untuk membangun jiwa kepemimpinan, empati, dan kemampuan bekerja sama dalam tim. Para siswa baru terlihat serius mencatat penjelasan pembina dan mulai menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti latihan secara rutin.

Aturan Satu Siswa Satu Ekstrakurikuler

Pihak madrasah menerapkan kebijakan setiap siswa hanya diperbolehkan memilih satu kegiatan ekstrakurikuler pilihan. Ketentuan ini dibuat agar peserta didik bisa fokus dan mendapatkan pembinaan secara maksimal. Sementara itu, kegiatan Kepramukaan tetap menjadi agenda wajib yang dilaksanakan terpisah setiap hari Jumat tanpa terkecuali.

Kegiatan perdana ini diharapkan menjadi awal yang positif bagi pengembangan potensi siswa di luar akademik. Melalui ekstrakurikuler, MAN 1 Muaro Jambi berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan jiwa kepemimpinan.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: man1muarojambi.mdrsh.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top