JAMBI — Pengurus karateker (caretaker) Taekwondo Indonesia (TI) Provinsi Jambi bergerak cepat menata organisasi dengan menemui Komandan Korem 042/Garuda Putih Jambi, Brigjen TNI Nyamin, pada Jumat (19/6/2026). Pertemuan itu menjadi langkah awal membangun sinergi dengan TNI untuk memperkuat pembinaan atlet dan mengembalikan marwah taekwondo di daerah tersebut.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Kareteker TI Jambi Hendri Juanda, senior taekwondo Jambi Toni Nainggolan, serta Jimi Martin selaku pendamping kareteker. Menurut Jimi Martin, kehadiran kareteker bukan untuk berkuasa, melainkan merawat organisasi.
“Mari kita satukan langkah, tinggalkan perbedaan. Kareteker hadir bukan untuk berkuasa, tapi untuk merawat rumah kita bersama. Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, saya yakin TI Jambi akan kembali berdiri lebih kuat dan memberi ruang bagi semua atlet untuk berprestasi,” kata Jimi Martin dalam keterangannya.
Sehari sebelumnya, Kamis (18/6/2026), Hendri Juanda menyerahkan tembusan Surat Keputusan Kareteker TI Jambi kepada Ketua KONI Provinsi Jambi Sanusi. Penyerahan itu dilakukan di Kantor KONI Provinsi Jambi dan disaksikan jajaran pengurus.
Penunjukan Hendri Juanda sebagai Ketua Kareteker dilakukan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) setelah ketua pengprov periode sebelumnya dinonaktifkan. Tugas utama karateker ke depan meliputi tiga hal: menata ulang organisasi, mempersiapkan Musyawarah Provinsi (Musprov), serta memastikan pembinaan atlet taekwondo Jambi tetap berjalan.
Ketua KONI Provinsi Jambi Sanusi berharap TI Jambi segera solid kembali. “KONI berharap TI Jambi segera solid kembali, pembinaan atlet berjalan maksimal, dan musyawarah pemilihan pengurus definitif segera dilakukan agar organisasi lebih cepat tertata. Kami yakin TI Jambi bisa kembali mengharumkan nama daerah di kejuaraan provinsi maupun nasional,” ujar Sanusi.
Dengan terbangunnya komunikasi ke TNI dan KONI, kareteker menargetkan Musprov bisa digelar dalam waktu dekat. Proses konsolidasi ini dinilai krusial untuk mencetak atlet-atlet baru yang bisa bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Taekwondo Jambi sendiri dikenal sebagai salah satu cabang olahraga yang kerap menyumbang medali di ajang multi-event. Namun, konflik internal beberapa waktu terakhir sempat menghambat pembinaan. Kini, dengan hadirnya kareteker, diharapkan organisasi segera memiliki pengurus definitif dan pembinaan atlet kembali optimal.