Bupati M. Syukur mengakui, secara hitungan seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu sudah tercakup dalam program tersebut. Namun temuan di lapangan menunjukkan masih ada warga yang terhambat saat hendak berobat ke rumah sakit.
"Saya minta tolong kepada Pak Lurah dan Ibu Lurah, betul-betul dikejar masyarakat kita yang dari kehidupan sehari-harinya terlihat tidak mampu. Segera koordinasikan dengan Dinas Sosial agar mereka didorong dan didaftarkan," tegas M. Syukur di hadapan jemaah.
Instruksi ini menjadi langkah antisipasi agar tidak ada warga yang kebingungan mencari biaya saat musibah datang. Aparatur kelurahan diminta bergerak cepat dengan sistem jemput bola, bukan menunggu warga datang mendaftar.
Selain pembiayaan, Bupati M. Syukur menyoroti peningkatan kualitas layanan di RSUD Kabupaten Merangin. Rumah sakit kini telah dilengkapi alat medis modern dan dokter spesialis, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Muaro Jambi, Kota Jambi, atau bahkan Padang.
Beberapa fasilitas unggulan yang sudah beroperasi antara lain peralatan medis jantung dengan dokter spesialis untuk konsultasi dan penanganan dini gejala jantung. Alat CT Scan dijadwalkan beroperasi penuh secara personal mulai bulan ini atau bulan depan. Sementara fasilitas cuci darah (hemodialisis) sudah aktif melayani antrean pasien yang tinggi di Merangin.
"Alatnya sudah ada, dokter spesialisnya sudah siap. Jadi untuk konsultasi dan pengobatan, masyarakat kita tidak perlu jauh-jauh lagi," pungkasnya.
Kegiatan Subling tidak hanya menjadi ajang evaluasi pelayanan publik dan ibadah. Usai salat subuh, Bupati didampingi Sekretaris Dinas PU dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyempatkan diri meninjau infrastruktur jalan yang rawan longsor di wilayah Pulau Kemang.
Peninjauan ini menunjukkan komitmen Pemkab Merangin untuk merespons langsung keluhan warga, tidak hanya di sektor kesehatan tetapi juga infrastruktur dasar. Belum ada pernyataan resmi mengenai langkah perbaikan jalan tersebut, namun kunjungan lapangan menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah mulai memetakan prioritas penanganan.