Sekolah Rakyat Tipe A Diusulkan untuk Sarolangun, Target Pembangunan Selesai Akhir 2026

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 11:31:01 WIB
Lahan seluas delapan hektare di samping LP Sarolangun disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat tipe A.

SAROLANGUN — Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat di Kabupaten Sarolangun diusulkan dengan tipe A. Usulan ini mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA, berbeda dengan tipe lain yang hanya menyediakan SD dan SMP.

Kepala Dinas Sosial Sarolangun Drs Muhammad Idrus mengatakan bahwa pihaknya berharap Sarolangun mendapatkan tipe A. Lahan yang disiapkan seluas lebih kurang delapan hektare disebut sudah memenuhi syarat minimal yang diminta.

Lokasi Lahan di Samping LP Sarolangun

Idrus menjelaskan bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat berada di samping Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sarolangun. Lokasi ini sudah ditetapkan dan mendapat persetujuan dari satuan kerja (satker) di tingkat provinsi maupun pusat.

"Kami usulkan tipe A. Lahan, karena kami juga mendapatkan ini sudah ditetapkan di situ (samping LP Sarolangun), dan sudah disetujui oleh Satker dari Provinsi dan juga dari pusat kemarin, sudah ngecek lokasi, ya itu yang kita tetapkan," katanya.

Kolaborasi Lintas OPD untuk Sukseskan Program

Untuk mensukseskan program Sekolah Rakyat, Dinas Sosial Sarolangun berkolaborasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kerja sama ini melibatkan Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPKAD, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sasaran: Warga Tidak Mampu dan Sistem Asrama

Idrus menegaskan bahwa Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi warga tidak mampu. Para siswa nantinya akan tinggal di asrama yang disediakan, sehingga kebutuhan belajar dan tempat tinggal terpenuhi dalam satu kawasan.

"Di mana nanti yang bakal sekolah di situ adalah memang orang-orang yang tidak mampu dan itu nanti akan di asramakan," ujar Idrus.

Target Realisasi dan Harapan ke Depan

Pembangunan Sekolah Rakyat tipe A di Sarolangun ditargetkan berjalan pada tahun 2026. Idrus berharap proses pembangunan dapat selesai pada akhir tahun yang sama tanpa hambatan berarti.

"Dan kami harapkan ini bisa berjalan tahun 2026 ini, sehingga nanti di akhir tahun itu sudah selesai. Kami harap juga tidak ada hambatan, dan mudah-mudahan juga ini dukungan dari masyarakat kita yang lebih penting," kata dia menambahkan.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: kabarsarolangun.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top